للَّهُـمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ لَذَّةَ النَّظَرِ إِلَى وَجْهِكَ، وَالشَّوْقَ إِلَى لِقَائِكَ فِي غَيْرِ ضَرَّاءَ مُضِرَّةٍ وَلَا فِتْنَةٍ مُضِلَّةٍ
Allaahumma innii as-aluka ladz-dzatan-nazhori ilaa wajhika, wasy-syauqo ilaa liqoo-ika fii ghoiri dhorroo-a mudhirrotin wa laa fitnatin mudhillah.
Ya Allah, Aku mohon kepada-Mu kenikmatan memandang wajah-Mu (di Surga) dan kerinduan bertemu dengan-Mu tanpa penderitaan yang membahayakan dan fitnah yang menyesatkan.
Penjelasan
Ammar bin Yasir ra. pernah shalat mengimami suatu kaum, dan ia mempersingkat salatnya. Lalu sebagian orang bertanya kepadanya sedikit memprotes, "Engkau telah meringankan (mempersingkat) shalat?" \r\n\r\nMaka Ammar ra. bertanya, "Bukankah aku telah menyempurnakan rukuk dan sujud?" Mereka menjawab, "Benar." \r\n\r\nAmmar ra. berkata, "Sungguh dalam dua rakaat itu, aku telah berdoa dengan doa yang Rasulullah ﷺ pernah berdoa dengannya." \r\n\r\nInilah (salah satu doa) yang dipanjatkan oleh Ammar ra. dalam shalatnya itu.
Nasa'i no. 1305, Ahmad no. 17605