Doa Untuk Mayat Anak Kecil

  1.  

    (1) اَللَّهُـمَّ أَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

    (2) اَللَّهُـمَّ اجْعَلْهُ فَرَطاً وَذُخْراً لِوَالِدَيه، وَشَفيعاً مُجَاباً

    اَللَّهُـمَّ ثَقِّلْ بِهِ مَوَازِينَهُمَا، وَأَعْظِمْ بِهِ أُجُورَهُمَا، وَأَلْحِقْهُ بِصَالِحِ المُؤْمِنِينَ

    وَاجْعَلْهُ فِي كَفَالَةِ إِبْرَاهِيمَ، وَقِهِ بِرَحْمَتِكَ عَذَابَ الْجَحِيمِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ

    وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، اَللَّهُـمَّ اغْفِرْلِ أَسْلاَفِنَا

    وَأَفْرَاطِنَا، وَمَنْ سَبَقَنَا بِالإِيْمَانِ

    (1) Allāhumma a-'idz-hu min 'adzābil-qabri.

    (2) Allāhummaj-‘alhu farathan wa dzukhran li-wālidayhi, wa syafī-’an mujāban. Allāhumma tsaqqil bihi mawāzīnahumā wa a’-zhim bihi ujūrahumā, wa al-ḥiqhu bi-shālihil-mu’minīna, waj-‘alhu fī kafālati ibrāhīm, wa qihi biraḥmatika ‘adzābal-jaḥīm, wa abdilhu dāran khayran min dārihi, wa ahlan khayran min ahlihi. Allāhummaghfir li-aslāfinā, wa afrāthinā wa man sabaqanā bil-īmān.

    (1) Ya Allah, lindungilah dia dari azab kubur.

    Baik juga jika ditambahkan dengan membaca doa berikut ini:

    (2) Ya Allah, jadikanlah kematian anak ini sebagai pahala dan simpanan bagi kedua orang tuanya dan pemberi syafaat yang dikabulkan doanya. Ya Allah, dengan musibah ini, beratkanlah timbangan amal keduanya (orang tuanya) dan berilah pahala yang agung. Anak ini kumpulkan dengan orang-orang yang saleh dan jadikanlah dia dipelihara oleh Nabi Ibrahim. Peliharalah dia dengan rahmat-Mu dari siksaan neraka jahim.



    Penjelasan

    Doa pertama bersumber dari Abu Hurairah ra. saat beliau menshalati seorang anak kecil yang belum melakukan suatu kesalahan pun.

    Doa kedua bersumber dari Imam Ibnu Qudamah.

    Malik no. 540, Ibnu Qudamah, Al Mughni: 3/416



  2.  

    اللَّهُـمَّ اجْعَلْهُ لَنَا فَرَطًا وَسَلَفًا وَأَجْرًا

    Allaahummaj ‘alhu lanaa farothon wa salafan wa ajron.

    Ya Allah, jadikanlah kematian anak ini sebagai pahala yang didahulukan, simpanan, dan pahala bagi kami.



    Penjelasan

    Saat menshalati jenazah anak kecil, Imam Hasan Al-Bashri membaca Al-Fatihah (di takbir pertama), kemudian di takbir ketiga beliau membaca doa di atas.

    Mirqatul Mafatih no. 1690