Mohon Keturunan (Anak) yang Saleh

 

رَبِّ اِنِّيْ نَذَرْتُ لَكَ مَا فِيْ بَطْنِيْ مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ ۚ اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Rabbi innī nażartu laka mā fī baṭnī muḥarraran fataqabbal minnī, innaka antas-samī‘ul-‘alīm(u).

Ya Tuhanku, sesungguhnya aku bernazar kepada-Mu, apa (janin) yang dalam kandunganku (kelak) menjadi hamba yang mengabdi (kepada-Mu), maka terimalah (nazar itu) dariku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui



Penjelasan

Doa ini diucapkan oleh istri Imran, yang bernama Hanah, agar mendapatkan keturunan yang saleh yang mendedikasikan hidupnya untuk syiar agama. Allah mengabulkan doa Hanah dengan mengaruniakan putri yang salihah bernama Maryam yang kelak akan melahirkan Nabi Isa as. \r\n\r\nDalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Tirmidzi no. 3878, Rasulullah ﷺ mengatakan bahwa Maryam adalah salah satu panutan yang harus ditiru oleh setiap wanita di dunia, selain Khadijah (istri Rasulullah ﷺ), Fatimah (putri Rasulullah ﷺ), dan Asiyah (istri Firaun).

QS. Ali 'Imran [3]: 35