Mohon Diberi Pemimpin atau Panutan yang Saleh

 

رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيْهِمْ رَسُوْلًا مِّنْهُمْ يَتْلُوْا عَلَيْهِمْ اٰيٰتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتٰبَ وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيْهِمْ ۗ اِنَّكَ اَنْتَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ

Rabbanā wab‘aṡ fīhim rasūlam minhum yatlū ‘alaihim āyātika wa yu‘allimuhumul-kitāba wal-ḥikmata wa yuzakkīhim, innaka antal-‘azīzul-ḥakīm(u).

Ya Tuhan kami, utuslah di tengah mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu dan mengajarkan Kitab dan Hikmah kepada mereka, dan menyucikan mereka. Sungguh, Engkaulah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.



Penjelasan

Allah mengabulkan doa Nabi Ibrahim as. dan Nabi Ismail as., salah satunya, dengan mengutus pembawa panji Islam termulia dari kota Mekkah, yaitu Nabi Muhammad ﷺ, yang merupakan keturunan dari beliau-beliau as.\r\n\r\nSelain melanjutkan ajaran tauhid yang dibawa oleh para pendahulnya, Nabi Muhammad ﷺ juga membawa Al-Qur'an dan Hikmah guna menyucikan segenap manusia dan mengajak mereka kepada Allah. Menurut para ahli tafsir, yang dimaksud Hikmah adalah As-Sunnah yang berupa perkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad ﷺ.

QS. Al-Baqarah [2]: 129