Doa Membasuh Setiap Anggota Wudhu

 

Setelah membaca tasmiyah (menyebut nama Allah), dianjurkan membaca: \r\n\r\nاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي جَعَلَ المَاءَ طَهُوْرًا\r\n\r\nAlhamdulillahil ladzii ja’alal maa-a thahuuran.\r\n\r\nSegala puji bagi Allah yang telah menjadikan air ini suci. \r\n\r\nSaat berkumur membaca:\r\n\r\nاللَّهُـمَّ أَسْقِنِي مِنْ حَوْضِ نَبِيِّكَ كَأْساً لاَ أَظْمَأُ بَعْدَهُ أَبَدًا\r\n\r\nAllahumma asqini min haudhi nabiyyika ka’san laa adzhma’u ba’dahu abadan.\r\n\r\nYa Allah, berilah aku minuman dari telaga Nabi-Mu Muhammad ﷺ satu gelas yang sesudahnya aku tidak akan merasa kehausan lagi. \r\n\r\nSaat beristinsyaq (memasukkan air ke hidung) membaca: \r\n\r\nاللَّهُـمَّ لَا تَحْرِمْنِيْ رَائِحَةَ نَعِمِكَ وَجَنَّاتِكَ\r\n\r\nAllahumma laa tahrimni raaihata na’imika wa jannatika.\r\n\r\nYa Allah, janganlah Engkau halangi dariku wewangian dari nikmat dan surga-Mu. \r\n\r\nSaat membasuh wajah membaca: \r\n\r\nاللَّهُـمَّ بَيِّضْ وَجْهِيْ يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ\r\n\r\nAllahumma bayyidl wajhi yauma tabyadhdhu wujuuhun wa taswaddu wujuuh.\r\n\r\nYa Allah, putihkanlah wajahku di hari ketika wajah-wajah ada yang memutih dan menghitam (di Hari Kiamat). \r\n\r\nSaat membasuh kedua tangan membaca:\r\n\r\nاللَّهُـمَّ أَعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِيَمِينِيْ اللَّهُـمَّ لاَ تُعْطِنِى كِتَابِي بِشِمَالِي\r\n\r\nAllahumma a’thini kitaabi biyamiini. Allahumma laa tu’thini kitaabi bi syimaali.\r\n\r\nYa Allah, berikanlah kitab (catatan amal)ku melalui tangan kananku. Ya Allah, janglah Engkau berikan kitabku melalui tangan kiriku. \r\n\r\nSaat mengusap kepala membaca:\r\n\r\nاللَّهُـمَّ حَرِّمْ شَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَأَظِلَّنِيْ تَحْتَ عَرْشِكَ يَوْمَ لَا ظِلَّ إلَّا ظِلُّكَ\r\n\r\nAllahumma harrim sya’ri wa basyari ‘ala an-naari wa atzilani tahta ‘arsyika yauma laa tzilla illa tzilluka.\r\n\r\nYa Allah, haramkanlah rambut dan kulitku dari api neraka, dan naungilah aku di bawah naugan ‘Arasy-Mu di hari di mana tiada naungan selain naungan-Mu.\r\n\r\nSaat mengusap kedua telinga membaca: \r\n\r\nاللَّهُـمَّ اجْعَلْنِي مِنْ الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ\r\n\r\nAllahummaj’alnii milladziina yastami’uunal qawla fayattabi’uuna ahsanahu.\r\n\r\nYa Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mau mendengar ucapan, lalu mengikuti ucapan yang paling baik. \r\n\r\nSaat membasuh kedua kaki membaca:\r\n\r\nاللَّهُـمَّ ثَبِّتْ قَدَمَيَّ عَلَى الصِّرَاطِ\r\n\r\n Allahumma tsabbit qadmayya ‘ala shiraathi.\r\n\r\nYa Allah, mantapkanlah kedua telapak kakiku saat melintasi jembatan shirathal mustaqim.

N/A

N/A



Penjelasan

Dalam kitabnya Al-Adzkar, Imam Nawawi mengatakan bahwa doa-doa ketika membasuh setiap anggota wudhu memang tidak ada yang berasal dari Nabi Muhammad ﷺ. Namun demikian, kalangan ahli fiqih mengatakan bahwa disunatkan membaca doa-doa ketika berwudhu seperti yang telah dilakukan oleh ulama Salaf. \r\n\r\nImam Nawawi pun merangkum beberapa doa tersebut.

Al-Adzkar, Imam Nawawi