Doa Mohon Petunjuk Kebenaran & Terhindar dari Kebohongan (Hoaks, Penipuan, dsb.)

 

اللَّهُـمَّ أَرِنَا الحَقَّ حَقّاً وَارْزُقْنَا التِبَاعَةَ وَأَرِنَا البَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا جْتِنَابَهُ

Atau versi yang ada di Tafsir Ibnu Katsir:

اللَّهُـمَّ ، أَرِنَا الْحَقَّ حَقّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَوَفِّقْنَا لِاجْتِنَابِهِ، وَلَا تَجْعَلْه مُلْتَبِسًا عَلَيْنَا فَنَضِلَّ، وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Allahumma arinal haqqo haqqon wardzuqnat tibaa'ah, wa arinal baatila baatilan wardzuqnaj tinabah.

Allahumma arinal haqqo haqqon wardzuqnat tibaa'ah, wa arinal baatila baatilan wa waffiqnaa lijtinabih, wa laa taj’al multabisan ‘alaina fanadhilla, waj’alnaa lil muttaqiina imaaman.

Ya Allah, tunjukilah kami bahwa yang benar itu benar dan berilah kami rezeki (kemampuan) untuk mengikutinya. Dan tunjukilah kami bahwa yang batil itu batil, serta limpahilah kami rezeki (kemampuan) untuk mampu menjauhinya.

Ya Allah, tunjukilah kami kepada perkara hak yang sesungguhnya dan berilah kami rezeki untuk mengikutinya. Dan perlihatkanlah kepada kami perkara yang batil seperti apa adanya, dan berilah kami rezeki untuk menjauhinya. Dan janganlah Engkau jadikan perkara yang batil itu tampak samar bagi kami karena nanti kami akan sesat, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.



Penjelasan

Doa yang pertama adalah yang lebih lazim didengar. Imam Al-Ghazali mengutip doa ini yang menurut beliau bersumber dari Abu Bakar ra.

Adapun doa yang kedua adalah doa yang dikutip oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya ketika membahas surat Al-Baqarah ayat 213. Beliau menjelaskan bahwa doa ini doa yang masyhur (terkenal) di kalangan ulama terdahulu.

Imam Al-Ghazali & Tafsir Ibnu Katsir