رَبِّ اِنِّيْ لِمَآ اَنْزَلْتَ اِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيْرٌ
Rabbi innī limā anzalta ilayya min khairin faqīr(un).
Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan (makanan) yang Engkau turunkan kepadaku.
Penjelasan
Inilah doa yang diucapkan oleh Nabi Musa as. saat betul-betul merasa kelaparan, kekurangan rizki, dan terdesak.
Ibnu Abbas ra. mengatakan bahwa Nabi Musa as. berjalan meninggalkan negeri Mesir di malam hari menuju ke negeri Madyan, sedangkan beliau as. tidak membawa bekal makanan, terkecuali hanya sayuran dan dedaunan pohon. Beliau as. terburu-buru meninggalkan Mesir karena hendak dibunuh.
Beliau as. juga berangkat tanpa alas kaki saking terburu-burunya. Ketika sampai di negeri Madyan, kedua telapak kakinya melepuh, lalu beliau as. duduk istirahat di bawah naungan sebuah pohon.
Padahal beliau as. adalah makhluk pilihan Allah dari makhluk-Nya, tapi perutnya benar-benar kempis seakan-akan menyatu dengan punggungnya karena kelaparan.
Sesungguhnya beliau as. benar-benar sangat membutuhkan buah kurma, walaupun hanya satu biji atau separuhnya. Dalam keadaan demikian, Nabi Musa as. pun berdoa kepada Allah dengan doa di atas.
Setelah berdoa, datanglah dua perempuan yang sebelumnya pernah dibantu oleh Nabi Musa as. Lalu mereka menawarkan bantuan kepada Nabi Musa as. Walhasil, Nabi Musa as. pun selamat dari kelaparan dan kekurangan.
QS. Al-Qasas [28]: 24