Doa Buka Puasa

  1.  

    اللَّهُـمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَىْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي

    Allahumma Inni As-Aluka bi Rahmatika Al-Latii Wasi’at Kulla Syai-in An Taghfira Lii.

    Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.



    Penjelasan

    Sahabat Rasulullah ﷺ, Abdullah bin Amr bin Ash ra., membaca doa ini saat berbuka puasa.

    Rasulullah ﷺ bersabda bahwa doa orang yang berbuka puasa itu diterima.

    Ibnu Majah no. 1753



  2.  

    ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

    Dzahabazh-zhama-u wabtallatil-'uruqu, wa tsabatal-ajru in-syā Allah.

    Telah hilang rasa haus, dan telah basah urat-urat, serta pahala akan tetap, insyaAllah .



    Penjelasan

    Ibnu Umar ra. mengatakan bahwa doa inilah yang dibaca oleh Rasulullah ﷺ ketika berbuka puasa.

    Hadis ini dinilai hasan oleh Imam Ibnu Hajar Al-'Asqalani.

    Abu Dawud no. 2357



  3.  

    اللَّهُـمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

    Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu.

    Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dengan rizki-Mu aku berbuka.



    Penjelasan

    Ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa hadis ini lemah. Namun, ada sebagian lagi yang berpendapat bahwa, sekalipun lemah, hadis ini memiliki riwayat eksternal yang menguatkannya. Sehingga boleh untuk diamalkan.

    Abu Dawud no. 2358



  4.  

    اَلْحَمْدُلِلّٰهِ اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ وَسَلِّمْ, اَللّٰهُـمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلٰى رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ, وَبِكَ آمَنْتُ , وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ, وَرَحْمَتَكَ رَجَوْتُ, وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ, ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ الْاَجْرُ إِنْ شآءَ اللّٰهُ تَعَالٰى, يَا وَاسِعَ الْفَضْلِ اِغْفِرْلِيْ , اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ اَعَانِيْ فَصُمْتُ وَرَزَقَنِيْ فَاَفْطَرْتُ اَللّٰهُـمَّ إِنِّيْ اَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِيْ وَسِعَتْ كُلُّ شَيْئٍ أَنْ تَغْفِرَ لِيْ

    سُبْحَانَكَ اَللّٰهُـمَّ وَبِحَمْدِكَ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ, اَللّٰهُـمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا يَا كَرِيْمُ, اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

    اَللّٰهُـمَّ يَا عَظِيْمُ يَا عَظِيْمُ أَنْتَ إِلٰهِيْ لَا اِلٰهَ غَيْرُكَ اِغْفِرِ الذَّنْبَ الْعَظِيْمَ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذَّنْبَ الْعَظِيْمَ اِلَّا الْعَظِيْمُ

    اَللّٰهُـمَّ اغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَارْضَ عَنَّا وَتَقَبَّلْ مِنَّا وَاَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ وَنَجِّنَا مِنَ النَّارِ وَاصْلِحْ لَنَا شَأْنَنَا كُلَّهُ وَصَلّٰى اللّٰهُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

    فِيْ كُلِّ حِيْنٍ اَبَدًا عَدَدَ نِعَمِ اللّٰهِ وَاِفْضَالِهِ

    اَللّٰهُـمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِيْ الْاَمْرِ وَأَسْأَلُكَ عَزِيْمَةَ الرُّشْدِ وَأَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ وَحُسْنَ عِبَادَتِكَ وَأَسْأَلُكَ لِسَانًا صَادِقًا وَقَلْبًا سَلِيْمًا وَاَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ وَأَسْأَلُكَ مِنْ

    خَيْرِ مَا تَعْلَمُ وَاَسْتَغْفِرُكَ مِمَّا تَعْلَمُ إِنَّكَ اَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوْبِ وَصَلّٰى اللّٰهُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

    فِيْ كُلِّ حِيْنٍ اَبَدًا عَدَدَ نِعَمِ اللّٰهِ وَاِفْضَالِهِ

    Alhamdulillahi Allahumma shalli ‘ala sayyidina muhammadin wa alihi wa sallama allahumma laka shumtu wa ‘ala Rizqika afthartu wabika amantu wa’alaika tawakkaltu warahmataka rajawtu Wailaika anabtu dzahabadh dhama’u wabtallatil ‘uruqu watsabatal ajru in syaallahu Ta’ala ya wasi’al fadhli ighfirli alhamdulillahil ladzi a’ani fashumtu Warazaqani faafthartu allahumma inni as’aluka birahmatikal lati wasi’at kullu sya in an taghfirali Subhanakallahumma wabihamdika rabbana taqabbalminna innaka antas sami’ul ‘alim. Allahumma innak ‘afuwwun karimun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anna ya karim. Allahumma shalli ‘ala Sayyidina muhammadin wa alihi washahbihi wa sallama allahumma ya ‘adhimu ya ‘adhimu anta ilahi la ilaha ghairuka ighfiridz dzanbal ‘adhima fainnahu la yaghfirudz dzanbal ‘adhima illal ‘adhimu Allahummagh firlana warhamna wardha ‘anna wataqabbal minna waadkhilnal jannata wanajjina minan nari washlih lana sya’nana kullahu washallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa alihi washahbihi wasallama, fi kulli hiinii abadan ‘adada ni’amillahi wa ifdhalihi.

    Allahumma inni as ‘alukats tsabata fil amri wa as’aluka ‘azimatar rusydi wa as’aluka syukra nikmatika wa husna ibadatika wa as’aluka lisanan shadiqan wa qalban saliman Wa a’udzubika min syarri ma ta’lamu wa as’aluka min khairi ma ta’lamu wa astaghfiruka mimma ta’lamu innaka anta ‘allamul ghuyubi washallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa alihi washahbihi wasallama fi kulli hiinii abadan ‘adada ni’amillahi wa ifdhalihi.

    Segala puji milik Allah. Ya Allah, berilah rahmat dan keselamatan kepada Tuan kami Muhammad dan keluarga serta shahabt-Nya. Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, dan dengan rizki-Mu aku berbuka puasa dan kepada-Mu aku beriman, dan kepada-Mu pula aku berpasrah diri dan kepada rahmat-Mu aku mengharap dan kepada-Mu aku kembali, telah hilang dahaga, tenggorokan telah basah dan pahala ditetapkan jika Allah yang Maha Luhur berkehendak.

    Wahai Zat yang Maha Luas karunia-Nya ampunilah aku, segala puji milik Allah Zat yang telah menolongku lalu aku mampu berpuasa dan Zat yang telah memberiku rizki lalu aku bisa berbuka puasa dengan nikmat.

    Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu—dengan rahmat-Mu yang dengannya segalanya bisa menjadi luas—untuk mengampuniku. Maha suci Engkau ya Allah dengan memuji-Mu wahai Tuhan kami terimalah ibadah kami karena sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha mengetahui.
    Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Pemurah yang mencintai tindakan pengampunan maka ampunilah kami wahai Zat yang Maha Pemurah.

    Ya Allah, berilah rahmat dan keselamatan kepada Tuan kami Muhammad dan keluarganya serta sahabatnya. Ya Allah Zat yang Besar, Zat yang Besar, Engkau adalah Tuhan kami. Tiada Tuhan melainkan Engkau. Ampunilah dosa besar kami, karena sesungguhnya tidak ada yang mampu mengampuni dosa besar kecuali Zat yang Maha Besar.
    Ya Allah, ampunilah dosa kami, kasihanilah kami, berilah keridhaan-Mu kepada kami dan terimalah ibadah kami dan masukkan kami ke dalam surge-Mu dan selamatkan kami dari jilatan api neraka, perbaikilah semua keadaan kami, semoga Allah memberi rahmat dan keselamatan kepada Tuan kami Muhammad dan keluarga serta sahabatnya. Rahmat dan keselamatan itu sejumlah nikmat-nikmat Allah dan sejumlah karunia karunia Allah.

    Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kemantapan dalam setiap urusan dan aku memohon kepada-Mu niat yang kuat untuk mendapatkan petunjuk-Mu dan aku memohon kepada-Mu untuk mampu mensyukuri nikmat-Mu dan kebaikan melakukan ibadah dan aku memohon kepada-Mu lisan yang mampu berkata jujur, hati yang bersih.
    Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan sesuatu yang hanya Engkau yang tahu, dan aku memohon kepadamu dari kebaikan sesuatu yang hanya Engkau yang tahu dan aku mohon ampunan dari setiap sesuatu yang hanya Engkau yang tahu sesungguhnya Engkau adalah Zat yang Maha mengetahui setiap sesuatu yang gaib.

    Semoga Allah memberikan rahmat dan keselamatan kepada Tuan kami Muhammad dan keluarga serta sahabatnya, dalam tiap keadaan selamanya. Rahmat dan keselamatan itu sejumlah nikmat-nikmat Allah dan sejumlah karunia karunia Allah.



    Penjelasan

    Doa buka puasa ini dikumpulkan oleh Habib Muhammad Al-Haddar dari berbagai sumber. Mengapa Habib Muhammad mengumpulkan doa-doa ini? Sebab menurut sebuah hadis riwayat Imam Tirmidzi doanya orang yang berpuasa ketika berbuka adalah doa yang tidak tertolak. Oleh karenanya, beliau mengumpulkan doa ini.

    Doa ini biasa dibaca oleh para santri di Darul Musthafa yang terletak di Kota Tarim, Hadramaut, Yaman.

    Habib Muhammad Al-Haddar