(x3) أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ نسأَلُكَ الجنَّةَ ونَعُوذُ بِكَ مِنْ النَّار
(x3) اللَّهُـمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
يا كَرِيم
Ashadu alla ilaha illallah, astaghfirullah, nas’aluk’l-jannata wa na`audhu bika min an-nar
Allahumma innaka ‘afuwwun karimun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (3 kali). Ya Kariim
Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah. Dan aku memohon ampun pada Allah. Serta memohon surga Allah dan dijauhkan dari api neraka (dibaca 3 kali).
Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, Maha Mulia, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku (dibaca 3 kali).
Duhai Yang Maha Mulia.
Penjelasan
Doa ini adalah doa yang terinspirasi dari hadis riwayat Salman Al-Farisi ra. (dalam Shahih Ibnu Khuzaimah no. 1887) dan hadis riwayat Sayyidah Aisyah ra. (dalam Sunan At-Tirmidzi no. 3513).
Habib Umar bin Hafiz mengatakan bahwa ulama di Tarim, Yaman, selalu membaca doa ini selama bulan Ramadhan.
Habib Umar bin Hafiz
اللَّهُـمَّ يَا رَبِّ رَمَضَانَ وَمُنْزِلَ الْقُرْآنِ
نَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلٰهَ اِلَّا اَنْتَ وَنَسْتَغْفِرُكَ
فَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى عَبْدِكَ وَحَبِيْبِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ يُوَالِيْهِ
وَفَرِّجْ عَنَّا وَعَنِ الْاُمَّةِ كُلَّ هَمٍّ وَغَمٍّ وَكَرْبٍ نَحْنُ فِيْهِ
وَبَلِّغْنَا مِنْ كُلِّ خَيْرٍ فَوْقَ مَا نَرْتَجِيْهِ
وَاجْعَلْنَا مِمَّنْ تَعْفُوْ عَنْهُ وَتُعَافِيْهِ وَتَرْضٰى عَنْهُ وَتُرْضِيْهِ
Allahumma ya rabbi ramadhana wa munzilal qur’ani
Nasyhadu an la ilaha illa anta wanastaghfiruka
Fashalli wa sallim ‘ala ‘abdika wahabibika sayyidina
muhammadin wa alihi washahbihi waman yuwalihi
Wafarrij ‘anna wa ‘anil ummati kulla hammin wa ghammin wa karbin wa nahnu fihi
Waballighna min kulli khairin fawqa ma nartajihi
Waj’alna mimman ta’fu ‘anhu watu’a fihi watardha ‘anhu wa turdhihi
Ya Allah, wahai Pemilik Ramadhan, dan Dzat yang menurunkan Al-Qur’an
Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau dan kami memohon ampunan-Mu
Maka berilah rahmat serta keselamatan atas hamba-Mu dan kekasih-Mu, Tuan kami Muhammad dan keluarga serta sahabat-Nya dan orang orang yang membantuNya
Lenyapkanlah dari kehidupan kami dan kehidupan umat segala kegelisahan yang menyusahkan dan kesedihan yang mendera umat sementara kami berada di tengah-tengah mereka
Dan sampaikanlah kepada kami segala kebaikan melebihi dari apa yang kami harapkan
Jadikan kami termasuk orang orang yang Engkau ampuni dan Engkau lindungi dan Engkau senangi dan orang yang Engkau berikan kesenangan
Penjelasan
Doa/wirid ini bersumber dari Habib Umar bin Hafiz. Dan beliau sarankan untuk dibaca sebanyak mungkin selama bulan Ramadhan, bahkan hingga 3000 kali. Walaupun terdengar banyak sekali, kita bisa mencicilnya, misalnya, dengan membacanya 100 kali setiap hari di bulan Ramadhan.
Habib Umar bin Hafiz
اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللَّهُ نَسْتَغْفِرُ اللَّهَ نَسْئَلُكَ الْجَنَّةَ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ
رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰحِمِيْنَ
Asyhadu an la ilaha illallahu nastaghfirullaha nasalukal jannata wana’udzubika minan nari.
Rabbighfir warham wa anta khairur rahimina.
Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, kami mohon ampunan Allah, kami memohon kenikmatan surga, dan kami berlindung kepada-Mu dari amuk api Neraka.
Ya Tuhanku, berilah ampunan dan (berilah) rahmat, Engkaulah pemberi rahmat yang terbaik.
Penjelasan
Doa/wirid ini bersumber dari Habib Umar bin Hafiz. Dan beliau menyarankan untuk dibaca sebanyak mungkin selama bulan Ramadhan, bahkan hingga 3000 kali. Walaupun terdengar banyak sekali, kita bisa mencicilnya, misalnya, dengan membacanya 100 kali setiap hari di bulan Ramadhan.
Bagian pertama doa ini terinspirasi dari hadis riwayat Salman Al-Farisi ra. di Sahih Ibnu Khuzaimah no. 1887. Bagian kedua doa ini bersumber dari Al-Qur'an surat Al-Mu'minun [23] ayat 118.
Habib Umar bin Hafiz