Doa Mohon Ampunan Diri Sendiri, Orang Tua & Segenap Mukmin

  1.  

    رَبَّنَا اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابُ

    Rabbanagfir lī wa liwālidayya wa lil-mu'minīna yauma yaqūmul-ḥisāb(u).

    Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan semua orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (hari Kiamat).



    Penjelasan

    Nabi Ibrahim as. terlahir dari orang tua yang menyembah berhala. Bahkan ayah Nabi Ibrahim as. sendiri yang (konon) bernama Azar adalah pembuat dan penjual berhala.

    Suatu ketika, Nabi Ibrahim as. berharap Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya. Nabi Ibrahim as. memanjatkan doa ini sebelum beliau mengetahui betapa jelas dan keras kebencian orang tuanya terhadap ajaran yang dibawa oleh sang Nabi. Walaupun pada akhirnya ayahanda sang Nabi tetap menolak untuk beriman, ibunda sang Nabi, menurut sebuah riwayat, masuk Islam.

    Selain mendoakan dirinya dan orang tuanya, Nabi Ibrahim as. juga mendoakan segenap kaum beriman ketika mereka berhadapan dengan Allah pada Hari Perhitungan.

    Di dalam Al-Qur'an berkali-kali kita bisa baca betapa Nabi Ibrahim as. tidak hanya sering berdoa untuk diri sendiri, tetapi juga untuk kebaikan orang lain. Dan ini adalah sebuah contoh yang sangat baik. Sebab bukan hanya mendoakan orang lain menunjukkan keutamaan budi sang pengirim doa, tetapi juga ada keutamaan khusus dari mendoakan orang lain itu sendiri.

    Rasulullah ﷺ pernah bersabda, “Doa seorang Muslim untuk saudaranya, yang tidak berada di depannya, adalah doa yang dikabulkan. Setiap kali dia berdoa untuk kebaikan saudaranya, ada malaikat yang ditunjuk khusus untuk hal ini dan berkata: “Amin. Dan bagimu doa yang serupa.”

    Dengan kata lain, mendoakan kebaikan orang lain, berarti juga mendoakan kebaikan diri sendiri.

    Referensi: Tafsir al-Jalalain, HR. Muslim no. 2732

    QS. Ibrahim [14]: 41



  2.  

    رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَّلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِۗ

    Rabbigfir lī wa liwālidayya wa liman dakhala baitiya mu'minaw wa lil-mu'minīna wal-mu'mināt(i).

    Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan.



    Penjelasan

    Ini adalah doa nabi Nuh As.

    QS. Nuh [71]: 28