Doa Mohon Keturunan (Anak) yang Baik

  1.  

    رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

    Rabbi hab lī minaṣ-ṣāliḥīn(a).

    Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang saleh.



    Penjelasan

    Ayat ini mengisahkan bahwa Nabi Ibrahim dalam perantauan memohon kepada Tuhan agar dianugerahi seorang anak yang saleh dan taat serta dapat menolongnya dalam menyampaikan dakwah dan mendampinginya dalam perjalanan dan menjadi kawan dalam kesepian.

    QS. As-Saffat [37]: 100



  2.  

    رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۚ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ

    Rabbi hab lī mil ladunka żurriyyatan ṭayyibah(tan), innaka samī‘ud-du‘ā'(i).

    Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.



    Penjelasan

    Ketika Nabi Zakaria melihat kemuliaan dan martabat yang begitu tinggi pada Maryam di hadapan Allah, timbullah keinginannya untuk mempunyai seorang anak serupa dengan Maryam.

    Walaupun Nabi Zakaria mengetahui bahwa istrinya mandul dan dirinya pun sudah tua, beliau tetap mengharapkan anugerah dari Allah. Di dalam mihrab tempat Maryam beribadah, Zakaria memanjatkan doa kepada Allah, semoga Dia berkenan menganugerahkan kepadanya seorang keturunan yang saleh dan taat mengabdi kepada Allah.

    Allah pun memperkenankan doa sang Nabi dan memberinya putra yang saleh bernama Nabi Yahya AS.

    Referensi: Tafsir KEMENAG

    QS. Ali Imran [3]: 38



  3.  

    رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَ

    Rabbi lā tażarnī fardaw wa anta khairul-wāriṡīn(a).

    Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik.



    Penjelasan

    Ini adalah doa Nabi Zakaria agar diberi keturunan oleh Allah.

    QS. Al-Anbiya' [21]: 89