Mohon Ampunan Allah (Nabi Khidir)

 

اللَّهُـمَّ يَا مَنْ لَا يَشْغَلُهُ سَمْعٌ عَنْ سَمْعٍ، وَ يَا مَنْ لَا تُغَلِّطُهُ كَثْرَةُ المَسَائِل، وَ لَا يَتَبَرَّمُ بِإِلْحَاحِ عِبَادِهِ الْمُلِحِّينَ عَلَيْهِ، أَذِقْنَا بَرْدَ رَحْمَتِكَ وَ كَرَمَ اسْتِجَابَتِكَ

Allahumma yaa man laa yasygholuhu sam’un ‘an sam’in. Wa yaa man laa tughollithuhu katsrotul masaail. Wa laa yatabarromu biilhaahi ‘ibaadihil mulihhiina ‘alayhi. Adziqnaa barda rohmatika wa karamas tijaabatika.

Wahai Zat yang pendengarannya tidak terganggu dengan pendengaran lain. Wahai Zat yang tidak pernah keliru dalam mengabulkan permintaan-permintaan. Wahai Zat yang tidak pernah bosan mendengar permintaan hamba-hamba-Nya yang terus menerus. Berikanlah kepadaku rasa sejuknya ampunan-Mu, dan rahmat-Mu dalam mengabulkan.



Penjelasan

Dikisahkan bahwa Ali bin Abi Thalib ra. mempelajari doa ampunan ini dari seseorang saat sedang tawaf di Mekkah. Orang itu menyarankan kepada Ali ra. agar rutin membacanya setelah shalat sebagai salah satu cara menggapai ampunan Allah. \r\n\r\nDoa di atas diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dan Khatib Al-Baghdadi. Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-'Asqalani dalam Fathul Bari mengatakan bahwa orang yang mengajari Ali ra. doa ini adalah Nabi Khidir as.

Ibnu Asakir dan Khatib Al-Baghdadi