Mohon perlindungan dari setan

 

رَّبِّ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزٰتِ الشَّيٰطِيْنِ ۙ وَاَعُوْذُ بِكَ رَبِّ اَنْ يَّحْضُرُوْنِ

Rabbi a‘ūżu bika min hamazātisy-syayāṭīn(i). Wa a‘ūżu bika rabbi ay yaḥḍurūn(i).

Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan, dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku.



Penjelasan

Allah mengajarkan doa ini kepada Nabi Muhammad ﷺ agar terhindar dari bisikan dan godaan setan. Sehingga setan itu selalu jauh dari beliau ﷺ dan tidak dapat masuk ke dalam hatinya untuk memperdayakannya.\r\n\r\nNabi Muhammad ﷺ pun senantiasa berlindung kepada Allah supaya dijauhkan dari campur tangan setan dalam segala perbuatannya, termasuk dalam shalat ketika membaca Al-Qur'an dan pada saat ajalnya akan tiba.\r\n\r\nMengapa berdoa meminta perlindungan dari setan ketika ajal tiba? Tujuannya agar menjelang kita wafat kita tidak terkecoh oleh setan, yang ingin menyesatkan kita dari Allah di momen-momen terakhir kita. Jangan sampai kita wafat dalam kondisi tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. \r\n\r\nNabi Muhammad ﷺ pernah berdoa: \r\n\r\n اللَّهُـمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ وَالْحَرَقِ وَالْهَرَمِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا \r\n\r\nYa Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kehancuran dan aku berlindung kepada-Mu dari kebinasaan. Aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam, terbakar, dan dari pikun. Aku berlindung kepada-Mu agar jangan sampai setan menggelincirkanku ketika aku akan mati, dan aku berlindung kepada-Mu dari mati dijalan-Mu dalam keadaan lari dari medan pertempuran, dan aku berlindung kepada-Mu dari mati karena tersengat binatang (HR. Abu Dawud no. 1552). \r\n\r\nReferensi: Tafsir KEMENAG, Jalalain, Ibnu Katsir

QS. Al-Mu'minun [23]: 97-98