Doa Iftitah

  1.  

    اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلاً

    Allāhu akbar kabīraw-wal-ḥamdu lillāhi katsīraw-wa subḥānallāhi bukrataw-wa ashīlā.

    Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Mahasuci Allah pada waktu pagi dan petang.



    Penjelasan

    Ibnu Umar ra. menceritakan bahwa ketika ia salat bersama Rasulullah ﷺ, ada seorang yang membaca doa ini. Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa pintu-pintu langit terbuka oleh sebab doa tersebut. Ibnu Umar ra. pun berkata bahwa beliau tidak pernah meninggalkan doa tersebut sejak mendengar Rasulullah ﷺ berkata demikian.

    Muslim no. 601



  2.  

    وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ، إِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، لَا شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُـمَّ أَنْتَ الْمَلِكُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ‏،‏ أَنْتَ رَبِّيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، ظَلَمْتُ نَفْسِيْ وَاعْتَرَفْتُ بِذَنْبِى فَاغْفِرْ لِى ذُنُوبِى جَمِيعًا، إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ، وَاهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلاَّ أَنْتَ، وَاصْرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا لَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ، لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِي يَدَيْكَ، وَالشَّرُّ لَيْسَ إِلَيْكَ أَنَا بِكَ، وَإِلَيْكَ تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

    Wajjahtu wajhiya lilladzī fatharas-samawāti wal-ardha ḥanīfan wa mā anā minal-musyrikin, inna shalāti wa nusukī wa maḥyāya wa mamātī lillāhi Rabbil-'ālamīn, lā syarīkalahu wa bi-dzalika umirtu wa anā minal-muslimīn, Allāhumma antal-maliku, lā ilāha illa anta Rabbī wa anā 'abduka, zhalamtu nafsī wa’taraftu bi-dzamm-bī, faghfirlī dzunūbī jamī-'a, lā yaghfirudz-dzunūba illā anta, wahdinī li-aḥsanil-akhlāqi lā yahdī li-aḥsanihā illā anta, washrif 'annī sayyi-ahā lā yashrifu 'annī sayyi-ahā illā anta, labbayka wa sa'dayka, wal-khayru kulluhu fī yadayka, wasy-syarru laysa ilayka, anā bika wa ilayka, tabārakta wa ta-'ālayta astaghfiruka wa atūbu ilaīk.

    Aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang Maha Pencipta langit dan bumi sebagai muslim yang ikhlas dan aku bukan termasuk orang yang musyrik. Sesungguhnya salatku, sembelihanku, hidupku dan matiku, hanya semata-mata untuk Allah Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Oleh karena itu aku patuh kepada perintah-Nya, dan aku termasuk orang yang aku berserah diri. Ya Allah, Engkaulah Maha Penguasa. Tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Engkau. Mahasuci Engkau dan Maha Terpuji. Engkaulah Tuhanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku telah menzalimi diriku sendiri dan akui dosa-dosaku. Karena itu ampunilah dosa-dosaku semuanya. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni segala dosa melainkan Engkau. Tunjukilah aku akhlak yang paling terbaik. Tidak ada yang dapat menunjukkannya melainkan hanya Engkau. Jauhkanlah akhlak yang buruk dariku, karena sesungguhnya tidak ada yang sanggup menjauhkannya melainkan hanya Engkau. Aka aku patuhi segala perintah-Mu, dan akan aku tolong agama-Mu. Segala kebaikan berada di tangan-Mu. Sedangkan keburukan tidak datang dari Mu. Orang yang tidak tersesat hanyalah orang yang Engkau beri petunjuk. Aku berpegang teguh dengan-Mu dan kepada-Mu. Tidak ada keberhasilan dan jalan keluar kecuali dari Mu. Maha Suci Engkau dan Maha Tinggi. Kumohon ampunan dari-Mu dan aku bertobat kepada-Mu.



    Penjelasan

    Doa iftitah ini biasa dibaca Rasulullah ﷺ dalam shalat wajib dan sunnah.

    Muslim no. 771



  3.  

    اَللَّهُـمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ،

    اَللَّهُـمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ،

    اَللَّهُـمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ

    Allāhumma bā'id bainī wa baina khathāyāya kamā bā-'adta bainal-masyriqi wal-maghribi.

    Allāhumma naqqinī min khatāyā kamā yunaqqats-tsawbul ab-yadhu minad-danas.

    Allāhummaghsil-khathāyāya bil-mā'i wats-tsalji wal-barad.

    Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat.

    Ya Allah, sucikanlah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran.

    Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan butiran es.



    Penjelasan

    Abu Hurairah ra. bertanya kepada Rasulullah ﷺ apa yang biasa beliau ﷺ baca antara takbir dan membaca Al-Fatihah, Rasulullah ﷺ pun mengajarkan bacaan ini kepada Abu Hurairah ra.

    Bukhari no. 744