Doa Naik Kendaraan

 

بِسْمِ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَناَ هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ،

وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ،

الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ،

اللَّهُ أكْبَرُ، اللَّهُ أكْبَرُ، اللَّهُ أكْبَرُ،

سُبْحَانَكَ اللَّهُـمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَاَّ أَنْتَ

Bismillāh. Alḥamdu lillāh. Subḥānalladzī sakh-khara lanā hadzā wa mā kunnā lahu muqrinīn.

Wa innā ilā rabbinā lamun-qalibūn.

Alḥamdu lillāh, alḥamdu lillāh, alḥamdu lillāh.

Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar.

Subḥānakallāhumma innī zhalamtu nafsī faghfir lī, fainnahu lā yaghfirudz-dzunūba illā anta.

Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah, Mahasuci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya.

Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari kiamat).

Segala puji bagi Allah (3x),

Allah Mahabesar (3x),

Sesungguhnya aku telah menganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.



Penjelasan

Diriwayatkan bahwa Ali bin Abi Thalib ra. tersenyum setelah membaca doa ini. Seseorang lalu bertanya kepadanya mengapa beliau tersenyum. Ali ra. lalu menjelaskan bahwa Rasulullah ﷺ tersenyum setelah membaca doa ini dan pertanyaan yang sama juga pernah diajukan olehnya kepada Rasulullah ﷺ.

Rasulullah ﷺ menjelaskan kepada Ali ra. bahwa Allah senang ketika mendengar hamba-Nya mengatakan, “Ampunilah aku. Sungguh tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”

Tirmidzi no. 3446