97. Doa Masuk Desa Atau Kota

أللًّهُمَّ رَبَّ السَّمَوَاتِ السَّبْعِ وَمَا أَظْلَلْنَ، وَرَبَّ الأَرَاضِينَ السَّبْعِ وَما أَقْلَلْنَ، وَرَبَّ الشَّيَاطِينِ وَمَا أَضْلَلْنَ، وَرَبَّ الرِّيَاحِ وَمَا ذَرَيْنَ، أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذِهِ الْقَرْيَةِ وَخَيْرَ أَهْلِهَا، وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ أَهْلِهَا، وَشَرِّ مَا فِيهَا

208. Ya Allah, Rabb tujuh langit dan apa yang dinaunginya, Rabb penguasa tujuh bumi dan apa yang di atasnya, Rabb yang menguasai setan-setan dan apa yang mereka sesatkan, Tuhan yang menguasai angin dan apa yang diterbangkannya. Aku mohon kepada-Mu kebaikan desa ini serta kebaikan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan desa ini serta kejelekan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya.

HR. Al-Hakim, menurut pendapatnya, hadits tersebut adalah shahih Imam Adz-Dzahabi menyetujuinya 2/100, Ibnus Sunni,no.524. Menurut Al-Hafizh ibnu Hajar dalam Takhri Adzkár 5/154: "Hadits tersebut adalah hasan." Bin Baz berkata: Hadits itu diriwayatkan pula oleh An-Nasa'i dengan sanad yang hasan.Lihat Tuhfah Al-Akhyar, hal. 37