34. Doa Penawar Hati yang Duka

اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْـدِكَ، ابْنُ أَمَتِـكَ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَداً مِنْ خَلْقِـكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الغَيْبِ عِنْـدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ القُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي، وَنُورَ صَدْرِي، وجَلَاءَ حُزْنِي وذَهَابَ هَمِّي

120. Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu (Adam) dan anak hamba perempuan-Mu (Hawa). Ubun-ubunku di tangan-Mu, keputusan-Mu berlaku padaku, qadha-Mu kepadaku adalah adil. Aku mohon kepada-Mu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diri-Mu, yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhluk-Mu atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu ghaib di sisi-Mu, hendaknya Engkau jadikan Al-Qur'an sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku.

HR. Ahmad 1/391 Menurut pendapat Al-Albani, hadits tersebut adalah shahih

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعْوذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَ الْحَزَنِ، وَالعَجْزِ وَالْكَسَلِ، والبُخْلِ والْجُبْنِ، وضَلَعِ الدَّيْنِ وغَلَبَةِ الرِّجَالِ

121. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang, dan penindasan orang.

HR. Al-Bukhari 7/158. Rasūlullāh ﷺ senantiasa membaca doa ini, lihat kitab Fath Al-Bari 11/173