Shalat sunnah tasbih ialah shalat yang sebagaimana di ajarkan oleh Rosulullah saw, kepada mamaknya Sayyidina Abbas Abdul Muthalih. Shalat tasbih ini di anjurkan mengamalkannya, kalau bisa tiap tiap malam, kalau tidak bisa tiap malam, maka sekali seminggu, kalau juga tak sanggup sekali seminggu, dapat juga di lakukan sebulan sekali atau setahun sekali, dan kalau tidak bisa sekali setahun, setidak tidaknya sekali seumur hidup.
![]()
Artinya: Aku niat sholat tasbih empat rakaat karena Allah Ta'ala
Niat sholat tasbih pada malam hari (4 rakaat dengan 2 salam)
Artinya: Aku Niat sholat tasbih dua rakaat karena Allah Ta'ala.
Setelah melangsungkan sholat dengan 300 tasbih di dalamnya. Berikutnya dianjurkan membaca doa ini :
ALLÂHUMMA INNÎ AS’ALUKA TAUFÎQA AHLIL HUDÂ, WA A‘MÂLA AHLIL YAQÎN, WA MUNÂSHAHATA AHLIT TAUBAH, WA ‘AZMA AHLIS SHABRI, WA WAJALA AHLIL KHASYYAH, WA THALABA AHLIR RAGHBAH, WA TA‘ABBUDA AHLIL WARA‘I, WA ‘IRFÂNA AHLIL ‘ILMI HATTÂ AKHÂFAK.
ALLÂHUMMA INNÎ AS’ALUKA MAKHÂFATAN TAHJIZUNÎ ‘AN MA‘ÂSHÎKA HATT A‘MALA BI TH‘ATIKA ‘AMALAN ASTAHIQQU BIHÎ RIDHÂKA WA HATT UNÂSHIHAKA BIT TAUBAH, KHAUFAN MINKA HATT AKHLUSHA LAKAN NASHÎHATA HAYÂ’AN MINKA WA HATT ATAWAKKALA ‘ALAIKA FIL ’UMÛRI KULLIH WA HATT AKÛNA ’UHSINUZ ZHANNA BIKA, SUBHÂNA KHÂLIQIN NÛR (LAIN RIWAYAT KHÂLIQIN NÂR).
Artinya :
Ya Allah, kepada-Mu aku meminta petunjuk mereka yang terima hidayah, amal-amal orang yang yakin, ketulusan mereka yang bertobat, keteguhan hati mereka yang bersabar, kekhawatiran mereka yang takut (kepada-Mu), doa mereka yang berharap, ibadah mereka yang wara’, dan kebijaksanaan mereka yang berilmu agar aku menjadi takut kepada-Mu.
Ya Allah, masukkanlah rasa takut di kalbuku yang dapat menghalangi diri ini untuk mendurhakai-Mu. Dengan demikian aku dapat beramal saleh yang mengantarkanku pada ridha-Mu, dan aku bertobat setulusnya karena takut kepada-Mu. Dengan itu pula aku beribadah secara tulus karena malu kepada-Mu. Dengan rasa takut itu aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Karena itu juga aku dapat berbaik sangka selalu kepada-Mu. Mahasuci Engkau Pencipta cahaya (lain riwayat, Pencipta api).”